Indonesian

Disini Rosa Luxemburg menekankan kenyataan bahwa periode reformisme telah berakhir dengan tibanya krisis kapitalisme dan semakin dekatnya peperangan (baca Perang Dunia Pertama). Pertama kali dipublikasikan di koran Liepziger Volkzeitung, 30 April, 1913

Sebuah pidato yang diantarkan di Kopenhagen, Denmark pada bulan November 1932

Di bagian ke tiga dari Kontrol Buruh dan Nasionalisasi, Rob Lyon memaparkan pengalaman Yugoslavia dan kegagalan dari kebijakan "sosialisme pasar" dan "manajemen-mandiri" yang mengakibatkan runtuhnya perekonomian Yugoslavia dan perpecahannya menjadi 8 negara dalam perang 10 tahun (1991-2001) yang menelan korban lebih dari 140 ribu rakyat. (Indonesia translation of Workers’ Control and Nationalization - Part Three)

Pada hari Kamis sore, 29 Januari, dua pekerja dibunuh oleh polisi di negara bagian Anzoategui, Venezuela. Para pekerja yang terbunuh adalah Pedro Suarez dari pabrik Mitsubishi dan José Marcano dari pabrik autopart Macusa yang terletak dekat dengan pabrik Mitsubishi. Mereka terbunuh saat polisi daerah Anzoategui berusaha mengusir ratusan pekerja yang telah menduduki pabrik Mitsubishi (MMC).

Konflik Israel-Palestina adalah sebuah konflik yang telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun. Selama periode tersebut, kekejaman imperialisme Israel semakin hari semakin menajam, dan penyelesaian konflik ini semakin jauh dari capaian rakyat pekerja Palestina dan juga Israel. Serangan brutal ke Gaza baru-baru ini adalah salah satu dari episode kekejaman imperialisme Israel. Apakah solusi untuk masalah Israel-Palestina? Apakah sikap yang harus diambil oleh kaum revolusioner sedunia?

Berikut ini adalah pernyataan Manifesto dari Front Revolusioner Pendudukan Pabrik (FRETECO) di Venezuela. FRETECO dibentuk pada tahun 2006 guna menyatukan kaum buruh dalam perjuangan gerakan kontrol buruh di Venezuela.

Buku ini ditulis oleh Ted Grant dan Alan Woods dan dipublikasikan pertama kalinya pada tahun 1995, yakni 100 tahun setelah wafatnya Engels. Lalu buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan pada tahun 2006 oleh IRE Press (Institute of Research and Empowerment). Buku ini membela kebenaran ide-ide filosofi Marx dan Engels dengan memaparkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke 20 yang memberikan konfirmasi terhadap metode filosofi Marxisme, yakni dialektika materialisme.

Pada bulan Maret ini, tepatnya pada tanggal 8 Maret, kita sepatutnya mengenangkan kembali sebuah peristiwa besar yang mengguncang seluruh dunia, yang mengubah arah sejarah, yang dampaknya masih terasa sampai sekarang—namun yang juga diupayakan pelupaannya oleh para intelektual pengabdi kelas berkuasa—Revolusi Februari 1917 di Rusia.