Program Pendidikan kaum Sosialis Indonesia akan dilaksanakan

Selama lebih dari dua tahun terakhir, kaum muda (buruh, mahasiswa, dan kaum miskin kota) di Indonesia telah berjuang keras melawan kediktatoran Suharto dan penerusnya yaitu Jusuf Habibie. Mereka telah berkali-kali menunjukkan keinginan mereka untuk membebaskan diri dari penindasan dan eksploitasi kaum kapitalis.

Mengapa perlu diadakan program pendidikan bagi kaum Sosialis Indonesia?

Selama lebih dari dua tahun terakhir, kaum muda (buruh, mahasiswa, dan kaum miskin kota) di Indonesia telah berjuang keras melawan kediktatoran Suharto dan penerusnya yaitu Jusuf Habibie. Mereka telah berkali-kali menunjukkan keinginan mereka untuk membebaskan diri dari penindasan dan eksploitasi kaum kapitalis. Hal ini termanifes dalam berbagai demonstrasi massa, pemogokan, perang batu di jalanan, dan penempatan diri secara terang-terangan menentang kekuatan militer negara dan oligarti pusat dari Jakarta.

Hal ini telah menyebabkan banyak sekali aktivis dicederai, terbunuh, diculik, dan disiksa. Telah juga terjadi proses pematangan yang terus menerus di antara mahasiswa-mahasiswa muda dan kaum buruh yang bergelut mempersiapkan ide-ide dan program-program tepat untuk membawa perjuangan tersebut melangkah lebih maju. Terbentuknya begitu banyak komite, kelompok-kelompok buruh, forum-forum, front, dan partai-partai (dalam hal ini khususnya PRD) di tahun-tahun belakangan ini cukup dapat mengilustrasikannya. situasi ini digambarkan oleh sebuah koran di Indonesia sebagai "musim semi bagi ide-ide kiri".

Para mahasiswa yang terbaik juga telah mengarahkan usaha mereka untuk mengorganisir buruh, kaum tani, dan kaum miskin kota. Pengalaman ini mulai membawa pelajaran pada beberapa grup pemuda bahwa kekuatan untuk mengalahkan rezim dan untuk merubah masyarakat terletak di tangan perkasa 90 juta kelas buruh di Indonesia dalam aliansinya dengan kaum petani miskin. Para mahasiswa hanya dapat memainkan satu peran penting dalam pergerakan tetapi dengan usaha mereka sendiri mereka telah tidak mampu menjalankan tuntutan mereka, seperti contohnya penghapusan dwi fungsi angkatan bersenjata. Para mahasiswa haruslah menyadari pentingnya bergabung dengan kaum buruh dan menempatkan diri mereka sebagai sayap pemuda dari gerakan buruh. Hal itu akan mempercepat proses penjernihan ide-ide politik di tengah kaum pemuda.

Dahaga akan ide-ide

Tidak diragukan lagi bahwa di Indonesia, ketertarikan pada marxisme begitu besar. Adalah hal vital bagi para aktivis di Indonesia untuk mempelajari Marxisme secara sistematis. Namun, hal ini harus tidak dilakukan dalam cara yang abstrak dan akademis sifatnya. Mempelajari teori haruslah digabungkan dengan parisipasi aktiv dalam proses perjuangan kelas.

Pengalaman esensial dari kelas buruh yang membentuk seluruh cara pandang mereka adalah pengalaman tereksploitasi dari hari ke hari di tempat kerja mereka di bawah telapak kaki majikan. Dengan berpartisipasi dalam kehidupan yang nyata, dalam perjuangan, dan dalam organisasi para buruh, para mahasiswa akan mengembangkan kapasitas revolusioner mereka hingga maksimal. Di saat yang bersamaan, mereka akan melihat dengan lebih kongkrit bagaimana sistem Dwi Fungsi ABRI, KKN, dan penindasan politik itu jalin menjalin dengan kapitalisme sendiri dan bahwa kemiskinan, pengangguran, dll., hanya dapat diselesaikan di atas basis suatu perekonomian yang direncanakan dan dinasionalisasikan di bawah kontrol dan manajemen demokratis yang dilakukan oleh para buruh sendiri.

Hal ini akan membantu para mahasiswa untuk mengerti perjuangan demi demokrasi sebagai satu elemen - satu elemen sentral - dari sebuah program kaum sosialis terhadap terjadinya revolusi.

Apa yang disebur sebagai era "reformasi", yang kini memasuki babakan baru dengan pemerintahan "Persatuan Nasional" baru di bawah pimpinan Gus Dur dan Megawati, sekarang telah menempatkan berbagai tantangan baru pula bagi gerakan. Pemerintahan memang telah berganti, tetapi rezim secara luas tetap tak tersentuh. Reformasi-reformasi politik yang berasal dari atas ditujukan untuk menghalangi terjadinya gerakan revolusioner yang didorong dari bawah. Tetapi demokrasi di bawah sebuah sistem kapitalis yang tengah berada dalam krisis hanya bisa menjadi sebuah lelucon garing. Sistem parlementer kaum borjuis dengan elemen-elemen aturan otoritarian yang kuat hanya akan selalu sangat labil di Indonesia. Tuntutan-tuntutan tidak adil di dalam resep-resep yang diajukan IMF untuk mengembalikan batas-batas profit bagi kaum kapitalis lokal dan internasional tak terelakkan akan mendorong terjadinya reaksi massa yang dengannya rezim jadi harus bersandar pada angkatan bersenjata yang kokoh dan lain-lain mesin represif yang dimiliki negara. Indonesia adalah satu dari mata rantai terlemah dari kapitalisme di Asia Tenggara. Negeri ini akan berulang kali mengalami krisis. Perjuangan, dengan begitu, baru saja dimulai. Massa tidak akan menunggu terlalu lama bagi pemerintahan yang baru ini untuk mewujudkan janji-janjinya akan perubahan.

Untuk membantu generasi muda aktivis di Indonesia agar dapat menyelesaikan perjuangan tersebut dengan kemenangan gemilang, diperlukan adanya pemahaman yang jelas dan mendalam atas teori-teori Marxis, metoda-metodanya, program, strategi, dan taktik.

Begitu banyak karya-karya Marxis yang tidak tersedia dalam bahasa Indonesia untuk keperluan para aktivis tersebut. Program Pendidikan kaum Sosialis Indonesia, sebuah platform kolaborasi antara pemuda-pemuda sosialis Indonesia dan Eropa dan anggota-anggota serikat buruh dimaksudkan untuk menutup jurang ini. Kami berniat menghimbau siapa saja yang dapat membantu kami dalam melaksanakan tugas mempersenjatai secara politis generasi aktivis ini, sudilah mengontak kami untuk kerja-kerja penerjemahan dan editing (dari Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia) serta dukungan dana yang diperlukan.

Dukungan dana mendesak diperlukan untuk penerbitan bahan-bahan bagi pendidikan politik.

Dokumen yang paling baru yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia bisa jadi adalah satu-satunya analisis marxis modern mengenai keadaan ekonomi dunia yang tersedia bagi para aktivis di Indonesia sejak bertahun-tahun lamanya. (Di atas mata pisau)

Dokumen tersebut telah didistribusikan melalui mailing list dan jaringan kerja lainnya di internet. Namun kita dihadapkan dengan tuntutan keras atas adanya versi cetakan darinya. Sementara, pencetakan dokumen ataupun foto kopi terhadapnya masih sangat mahal bagi para aktivis di Indonesia, dan hanya sedikit sekali dari mereka yang memiliki akses ke internet ataupun bisa membayarnya.

Demikianlah mengapa kami memutuskan untuk menjadikan dokumen ini sebagai buku, supaya ia dapat mencapai lapisan yang lebih luas di kalangan aktivis, terutama mereka yang berada dalam gerakan kaum buruh dan petani miskin.

Kami membantu penyediaan material-material sosialis klasik yang penting untuk para aktivis. Karya Lenin, Negara dan Revolusi, kini telah on-line setelah penerjemahan versi lamanya diteliti kembali dan ditambahkan glossari baru atasnya. barangkali, ini adalah kali pertama karya besar ini kembali dalam perdaran umum setelah pembantaian terhadap kaum komunis di tahun 1965.

Dokumen-dokumen lain telah juga dipersiapkan, tetapi penerbitannya terpaksa ditunda karena kurangnya dana.

Sejumlah uang yang relatif tidak besar dapat membawa pengaruh besar dalam pendistribusian dari material pendidikan politik ini. $125 cukup untuk mencetak 300 eksemplar dari sebuah buku berhalaman 100.

Jadi, jangan ragu-ragu.

semua kontribusi dana dapat dikirimkan dengan mengunakan cek yang dibayarkan kepada ISC (ditandai "untuk ISEP" di belakangnya) dengan alamat PO Box 2626, London N1 7SQ.

Yang berikut ini adalah dokumen-dokumen pendidikan sosialis yang telah diterbitkan

Indonesia, Revolusi Asia Telah Dimulai - Sebuah analisis politik mengenai kejadian-kejadian yang menggiring terjadinya penumbangan diktator Suharto setelah ia berkuasa selama 32 tahun. Dokumen ini juga berkaitan dengan berbagai konsekuensi bagi seluruh Asia dan menawarkan pula strategi sosialis di dalamnya.

Marxisme dan Perjuangan Melawan Imperialisme - Sebuah analisis mendalam mengenai mekanisme-mekanisme dominasi Imperialis terhadap apa yang disebut sebagai Dunia Ketiga, dan membuat suatu penilaian kritis terhadap berbagai gerakan perlawanan dan perubahan sosial di belahan dunia tersebut semenjak Perang Dunia Kedua.

Di Atas Mata Pisau - Apa yang terjadi pada model ekonomi Asia setelah keruntuhan finansial di tahun 1997. Apa saja yang menjadi kesempatan bagi pemulihan jangka panjang dipertimbangkan dalam mebhasa krisis ekonomi dunia.

Negara dan Revolusi - karya teoritis Lenin yang besar yang mempersiapkan kaum sosialis Rusia untuk merebut kekuasaaan kaum kapitalis di tahun 1917. kini on-line untuk pertama kalinya.

Anda dapat menghubungi ISEP melalui alamat email ini: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.