Pendahuluan
Front Revolusioner
Pendudukan Pabrik-Pabrik (Frente Revolucionario de Trabajadores de
Empresas Ocupadas y en Cogestion - FRETECO) dibentuk guna menyatukan
kaum buruh dalam berjuang mempertahankankan dan memperkuat gerakan
kontrol buruh di Venezuela. Pabrik-pabrik seperti Inveval, Invepal,
dan Alcasa berada di garis depan gerakan kontrol buruh ini.
Pada hari Sabtu tanggal
25 Februari 2006, sebuah pertemuan dari wakil-wakil buruh di beberapa
pabrik yang telah diambil alih atau sedang diduduki, dilaksanakan di
Inveval, El Carrizal, yang letaknya tidak jauh dari Caracas, ibukota
Venezuela. Berpuluh-puluh buruh ikut ambil bagian dalam pertemuan
ini, yang bertujuan membangun dalam skala nasional suatu Front
Revolusioner Kaum Buruh dalam Pendudukan Pabrik-pabrik, atau yang
sedang berada dalam Cogestion. Tidak diragukan lagi ini sebuah
tahapan penting ke depan bagi gerakan buruh Venezuela dan
pengalamannya di dalam kontrol buruh.
Cogestion adalah
sebutan yang diberikan oleh para buruh Venezuela untuk sebuah proses
yang menjamin berbagai macam partisipasi dan kontrol buruh dalam
manajemen pabrik. Secara harfiah, cogestion berarti "co-management",
tetapi dalam kasus di Venezuela, kaum buruh Venezuela harus
menjelaskan bahwa ini tidak sama dengan "co-management" model
Eropa seperti yang pernah diterapkan di Jerman paska Perang Dunia II.
Mereka berpendapat bahwa co-management model Eropa telah membuat para
pekerja berpartisipasi untuk memotong gaji mereka sendiri dan
menurunkan kondisi kerja mereka. Oleh karena itu, seringkali kaum
buruh Venezuela menyebut model mereka sebagai "revolutionary
co-management".
Pada tanggal 15 Januari
2005, Presiden Chavez memerintahkan pengambilalihan pabrik kertas
Venepal setelah perjuangan panjang kaum buruh melawan pemilik pabrik
tersebut, yang pada akhirnya pabrik dinyatakan bangkrut oleh
pemiliknya. Chavez menjelaskan bahwa para pekerja akan menjalankan
pabrik ini, dengan nama baru Invepal (Venezuela Indegenous Paper
Industry), yang diperuntukkan bagi kepentingan seluruh rakyat
Venezuela. Pengambilalihan pabrik kedua yang terjadi di dalam
revolusi Bolivarian adalah pengambilalihan CNV, sebuah pabrik yang
memproduksi kelep untuk industri minyak. Sekali lagi, kaum buruh
menduduki pabrik CNV selama dua tahun perjuangan yang pahit melawan
sang majikan, Andres Sosa Pietry, bekas direktur perusahaan minyak
milik Negara, PDVSA, yang terlibat langsung dalam kudeta bulan April
2002 lalu dan juga seorang tokoh penting dalam aksi sabotase yang
dilakukan oleh para bos bulan Desember 2002. CNV sekarang sudah mulai
berproduksi di bawah manajemen dan kontrol buruh dan dengan nama yang
baru, Inveval (Venezuelan Indegenous Valve Industry).
Dua peristiwa ini telah
membuka keran bagi seluruh serial pendudukan pabrik-pabrik yang telah
dinyatakan bangkrut dan yang telah ditinggalkan oleh pemiliknya
dengan berbagai macam alasan: kesulitan-kesulitan finansial, sabotase
ekonomi terhadap pemerintah Bolivarian, ketidakpercayaan terhadap
revolusi ini, atau campuran dari alasan-alasan ini. Pada saat yang
sama, beberapa konflik antara buruh dan majikan mengenai isu-isu
(seperti pengakuan keberadaan serikat buruh, pembayaran gaji, dan
kondisi kerja lainnya) telah berakhir dengan sekelompok buruh
menduduki pabrik mereka dan meminta pemerintah mengambil alihnya dan
dijalankan di bawah cogestion.
Selama setahun terakhir,
sejumlah pertemuan nasional kaum buruh yang terlibat dalam cogestion
mengambil tempat di ALCASA (sebuah pabrik pelebur alumunium milik
negara di Bolivar, dimana kontrol buruh sedang diperkenalkan) dan di
Valensia, Carabobo. Pertemuan-pertemuan ini membantu memfasilitasi
kaum buruh untuk mendiskusikan pengalaman-pengalaman mereka,
pengalaman historis dari manajemen dan kontrol buruh, serta untuk
mencoba menggeneralisasikan kesimpulan-kesimpulan mereka. Gagasan
mengenai pendirian sebuah front nasional juga didiskusikan, meskipun
langkah-langkah kongkrit belum diambil untuk mendirikannya.
Hal penting dari
pertemuan di Inveval pada tanggal 25 Februari lalu adalah bahwa
pertemuan ini merupakan pertemuan pertama kali yang diorganisir
sepenuhnya oleh kaum buruh sendiri, bersama dengan delegasi-delegasi
yang telah dipilih dalam rapat besar di masing-masing pabrik dan
sepenuhnya didanai oleh mereka sendiri.
Pada mulanya, perjuangan
bagi kontrol buruh dan pendudukan pabrik-pabrik di Venezuela
merupakan bentuk respon dari kaum buruh dalam melawan gelombang
penutupan pabrik-pabrik dan pernyataan bangkrut dari para bos. Ini
dikarenakan krisis dari kapitalisme di Venezuela, dan juga sesuatu
yang sengaja dilakukan oleh para kapitalis Venezuela untuk
mensabotase ekonomi agar bisa merusak Chavez dan revolusi Bolivarian.
Karena alasan ini, perjuangan-perjuangan pendudukan pabrik yang
dimulai sebagai sebuah usaha guna mempertahankan pekerjaan dan mata
pencaharian kaum buruh, dengan cepat menjadi sebuah pertarungan
politik. Perjuangan melawan pemilik pabrik individual menjadi terkait
dengan perjuangan melawan oligarki secara keseluruhan dan untuk
mempertahankan revolusi.
FRETECO menjelaskan bahwa
mereka adalah bagian dari revolusi Bolivarian dan perjuangan demi
kemenangan Chavez dalam pemilihan presiden bulan Desember. Ini juga
terkait dengan perdebatan yang sedang terjadi di dalam Serikat Buruh
Nasional (UNT). FRETECO berpendapat bahwa cara terbaik untuk
memenangkan pertarungan Santa Ines kedua (sebutan bagi perjuangan
untuk kemenangan Chavez dalam pemilihan nanti) adalah dengan
menghubungkannya dengan perjuangan untuk sosialisme dan
problem-problem kongkrit yang tengah dihadapi kaum buruh. Sudah
hampir satu tahun semenjak Chavez mengumumkan nama-nama dari 800
perusahaan yang dilumpuhkan oleh para pemiliknya dan FRETECO
menyerukan bahwa "kepemimpinan UNT harus meletakkan poin ini
sebagai program utamanya dan mengorganisir sebuah kampanye nasional
pendudukan pabrik". Ini akan menempatkan dengan jelas posisi kaum
buruh pada garis depan revolusi dan menunjukkan sebuah jalan ke depan
yang terang dalam perjuangan untuk sosialisme: nasionalisasi ekonomi
dibawah kontrol buruh.
Kaum buruh semakin sering
dihadapi dengan penutupan pabrik-pabrik yang produktif, dan mereka
mempunyai dua pilihan. Perlahan-lahan menjadi pengangguran dan
menyaksikan hancurnya komunitas mereka, atau berjuang untuk menduduki
pabrik dan menasionalisasinya di bawah manajemen dan kontrol buruh.
Karya ini merupakan bacaan yang sangat diperlukan untuk para buruh
yang sadar kelas.
Manifesto
Front Revolusioner Pendudukan Pabrik (FRETECO)
Disetujui pada pertemuan
pada tanggal 25 Februari 2006 di INVEVAL
Mari kita bangun
unit-unit perjuangan elektoral yang juga akan berjuang demi
sosialisme, guna memenangkan pertarungan Santa Ines yang kedua
(sebutan untuk perjuangan pemilihan presiden pada bulan Desember 2006
nanti) melawan imperialisme dan kontrarevolusi.
Masa depan Revolusi
Bolivarian bergantung pada sosialisme, melalui pengambilalihan
industri-industri penting dan bank-bank Venezuela, di bawah kontrol
buruh bersama-sama dengan rakyat.
-
Front Nasional
Pendudukan Pabrik-Pabrik (FRETECO) mendeklarasikan, sebagai tujuan
utamanya, sebuah perluasan dari proses pendudukan dan nasionalisasi
industri Venezuela, dan menempatkannya di bawah kontrol buruh.
Tujuannya adalah untuk mengembangkan proses yang dimulai pada tahun
2005 dengan pengambilalihan Venepal oleh Presiden Venezuela, dan
untuk memperluaskannya ke seluruh industri Venezuela guna membawa
sosialisme di tanah Bolivar.
-
Pada bulan Juli
2005, Presiden Chavez mengumumkan bahwa ada lebih dari 800 pabrik
yang ditutup dan ada sekitar 1,100 yang tidak beroperasi penuh di
Venezuela, dan bahwa perusahaan-perusahaan ini merupakan sasaran
pengambilalihan oleh pemerintah Bolivarian jika para pemilik modal
tidak memulai produksi di pabrik-pabrik ini. Meskipun beberapa dari
pabrik-pabrik ini telah diambil alih, sebagian besar masih belum
produktif dan masih berada di tangan para bos. Seseorang tidak bisa
sendirian menjalankan revolusi. Presiden Chavez butuh dukungan dari
kelas pekerja untuk menyelesaikan tugas mengakhiri kapitalisme di
Venezuela.
-
Hanya kelas pekerja,
bersama dengan rakyat, kaum tani dan massa, yang bisa menjalankan
alat produksi Venezuela. Selama puluhan tahun, para borjuasi dan
kapitalis telah menunjukkan bahwa mereka tidak mampu menyejahterakan
rakyat Venezuela. Di bawah sistem kapitalisme, suatu kemajuan
tidaklah mungkin. Di bawah kapitalisme rakyat Venezuela hanya bisa
menemui kesengsaraan, kemiskinan, dan penindasan imperialis.
-
Beberapa bahaya
sedang mengancam Revolusi Bolivarian. Bahaya-bahaya ini merupakan
bahaya yang sama yang sedang mengancam proses co-manajemen dan
kontrol buruh di beberapa pabrik. Bahaya-bahaya tersebut adalah
birokratisme, korupsi, dan pemborosan. Kelas pekerja, sebagaimana
seluruh rakyat, bukanlah pihak yang bertanggung jawab atas
penyakit-penyakit ini. Penyakit-penyakit tersebut berasal dari
aparatus negara yang, sebagian besar, masih merupakan warisan dari
Republik Keempat (pemerintahan sebelum Chavez - catatan
penerjemah)
-
Satu-satunya cara
untuk mengakhiri birokratisme adalah, sebagaimana Presiden Chavez
katakan: dengan memberikan kekuasaan kepada rakyat. Dalam kasus
pabrik-pabrik dibawah co-manajemen dan kontrol buruh, jawabannya
adalah dengan memberikan kekuasaan kepada kaum buruh. Oleh karena
itu manajemen dari seluruh perusahaan-perusahaan ini, termasuk para
pengelola dan para direktur, harus dipilih melalui suara mayoritas
oleh suatu majelis buruh.
-
Kepentingan kaum
buruh di pabrik-pabrik yang diduduki dan dibawah co-manajemen
tidaklah berbeda dari kepentingan seluruh kaum buruh dan rakyat
Venezuela. Gerakan kelas buruh Venezuela harus diorganisir lebih
baik agar bisa maju menuju sosialisme, dengan mensosialisasikan
alat-alat produksi dan menempatkannya di bawah kontrol buruh dan
rakyat, supaya kita semua bisa secara demokratis merencanakan
ekonomi negara. Karena inilah kita mempromosikan Front Pendudukan
Pabrik-Pabrik di bawah kontrol buruh. Adalah sangat penting sekali
bahwa kelas buruh diorganisir dengan baik. Lewat Front ini, kita
menyerukan kepada kaum buruh untuk mengorganisir dirinya sendiri
guna memajukan perjuangan kelas serikat buruh revolusioner dalam
UNT, dan juga menyerukan agar UNT menjadi instrumen bagi perjuangan
dan perubahan sosial yang diinginkan oleh kaum buruh dan rakyat
Venezuela.
-
Kita mendesak
kepemimpinan baru dari UNT, yang akan dipilih pada konggres
selanjutnya, untuk meluncurkan sebuah kampanye nasional, yang
diorganisir di tiap-tiap negara bagian, untuk menduduki dan
mengambil alih pabrik-pabrik oleh kaum buruh di minggu-minggu
berikutnya sebagai tugas utama setelah konggres UNT. Kita perlu
merealisasikan seruan Presiden Chavez dan ini harus menjadi tugas
yang teramat penting bagi kelas buruh. Berkoordinasi dengna UNT,
para pekerja dari berbagai pabrik yang membangun
Front ini akan menempatkan dirinya di garis depan pertarungan untuk
mengambil alih dan merampas pabrik-pabrik.
-
FRETECO
mengusulkan suatu rencana aksi untuk melakukan pengambil-alihan
pabrik-pabrik dari para kapitalis dan secara bersama-sama, mengatasi
rintangan-rintangan bagi co-management dan kontrol buruh yang dibuat
oleh birokrasi negara, supaya kontrol buruh benar-benar bisa
diimplementasikan. Komite sementara dari FRETECO ini dibentuk oleh
kaum buruh sendiri dengan tujuan untuk mengorganisir kekuatan
mereka, guna menyatukan dan memperluas perjuangan dari seluruh
pabrik-pabrik yang sudah diambilalih dibawah co-manajemen dan
kontrol buruh dalam suatu kesatuan perjuangan melawan para bos dan
para birokrat - yakni sebuah perjuangan melawan kontrarevolusi dan
imperialisme.
-
FRETECO
berpendapat bahwa terpilihnya kembali
Presiden Chavez adalah tugas fundamentalnya. Front ini sedang
berjuang dalam Pertarungan Kedua Santa Ines dengan menggunakan kedua
tangannya untuk memastikan terpilihnya kembali Presiden Chavez.
Dalam perang melawan imperialis dan oligarki ini, kekuatan kelas
buruh akan digunakan untuk mengenyahkan dan mengakhiri dukungan
domestik terhadap komplotan kup oleh imperialisme Amerika, untuk
merebut nadi ekonomi para imperialis dan oligarki, -
profit-profitnya, yakni uang yang mereka peroleh dari kepemilikan
pribadi atas industri dan bank-bank penting. Imperialisme merupakan
kebijakan dari kapitalis monopoli yang berada di luar Venezuela, dan
juga kroni-krini domestik mereka. Mereka bertujuan menguasai
Venezuela agar bisa menjarah kekayaannya.
-
Bagi
kaum buruh, adalah penting bahwa di tiap-tiap pabrik dan
tempat-tempat kerja mereka mengorganisir diri kedalam Unit-Unit
Perjuangan Elektoral (dalam rangka pemilihan presiden 2006 - catatan
penerjemah) guna mengalahkan imperialisme dan kaum reaksioner. Hanya
dengan mengorganisir seperti ini, seperti Pertarungan Santa Ines
yang pertama, kita akan bisa menjamin suara mayoritas yang
diperlukan supaya Presiden Chavez bisa terpilih kembali dengan
dukungan mayoritas besar. Pada saat yang sama, kita percaya bahwa
unit-unit perlawanan ini tidak semata-mata menjulur ke lapangan
pemilihan, tetapi bahwa unit-unit tersebut akan digunakan untuk
mewujudkan sosialisme di Venezuela. Selain kita mengorganisir diri
untuk berjuang dan menjamin terpilihnya kembali Presiden, kita juga
perlu mengorganisir diri kita sendiri untuk menghentikan sabotase
ekonomi dan untuk berjuang demi sosialisme. Satu-satunya cara untuk
menghentikan sabotase ekonomi adalah bagi kaum buruh bersama-sama
dengan rakyat mengambil kontrol atas aparatus produktif negara -
ini adalah satu-satunya cara bagi kita untuk menyelesaikan
problem-problem kita sendiri. Dengan alasan ini, FRETECO menyerukan
pembentukan Unit-Unit untuk perjuangan elektoral dan sosialisme di
tiap-tiap pabrik. Unit-unit ini akan didasarkan atas
delegasi-delegasi yang dipilih dan bisa ditarik oleh kaum buruh dan
rakyat, dan mereka akan dikoordinasi lintas Venezuela. Sebagai tahap
pertama, Front dari pabrik-pabrik yang diduduki buruh ini juga
membentuk dirinya sebagai sebuah Unit untuk perjuangan elektoral dan
untuk sosialisme.
-
Front
ini akan mengorganisir diri secara
demokratis. Front ini akan bertemu secara periodik tiap bulan
bersama delegasi-delegasi pabrik yang terpilih. Delegasi-delegasi
ini dipilih oleh sebuah majelis buruh di tiap-tiap pabrik dan mereka
siap dipanggil kembali setiap saat oleh majelis buruh tersebut.
Mereka juga akan memilih sebuah komite provisional Front yang akan
dibentuk oleh wakil-wakil dari tiap-tiap pabrik untuk mengkoordinir
perjuangan dan tugas-tugas front. Komite ini siap dipanggil setiap
saat oleh majelis dari delegasi-delegasi.
-
Front
ini menghimbau partisipasi dari seluruh
kaum pekerja dan terbuka bagi seluruh kaum revolusioner dan
seksi-seksi Bolivarian dari kelas pekerja Venezuela.
Draft
Regulasi Atas Kontrol Buruh - Lenin
Ditulis:
26 atau 27 of Oktober 1917
Publikasi
Pertama: 1929 dalam edisi kedua dan
ketiga dari Lenin's Collected Works,
Volume 22. Dipublikasikan sesuai dengan manuskrip.
Sumber: Lenin's
Collected Works, Progress Publishers, Moskow, Volume 26, 1972,
hal. 264-265, dari manuskrip.
Diterjemahkan ke dalam
Bahasa Indonesia oleh: Shane. Diedit ole Ted Sprague
-
Kontrol
buruh atas produksi, penyimpanan,
pembelian, dan penjualan seluruh produk dan bahan baku akan
diimplementasikan ke dalam semua industri, perdagangan, bank,
pertanian, dan perusahaan lainnya yang memperkerjakan lebih dari
lima buruh dan staf kantor (secara bersama-sama), atau dengan suatu
anggaran tiap tahun lebih dari 10,000 rubel.
-
Kontrol
buruh akan dijalankan oleh seluruh buruh
dan staf kantor dari suatu perusahaan, baik secara langsung jika
perusahaan tersebut cukup mudah untuk dijalankan, atau dengan
wakil-wakil mereka yang terpilih, yang akan segera dipilih dalam
rapat umum, dimana laporan pemilihan akan diambil dan nama-nama dari
mereka yang terpilih akan dikomunikasikan kepada pemerintah dan
kepada Deputi Soviet-Soviet Buruh, Tentara, dan Petani.
-
Kecuali
bila ijin diberikan oleh wakil-wakil yang
telah dipilih dari para buruh dan staf kantor, pemberhentian kerja
sebuah usaha atau suatu badan usaha milik negara (lihat nomor 7),
atau perubahan apapun dalam operasinya sangat dilarang keras.
-
Wakil-wakil
yang dipilih harus diberikan akses ke
seluruh pembukuan dan dokumen dan ke semua stok bahan baku dan
gudang, alat-alat dan hasil produksi, tanpa pengecualian.
-
Keputusan
dari wakil-wakil buruh dan staf kantor yang terpilih sifatnya
mengikat terhadap para pemilik perusahaan dan hanya boleh dibatalkan
oleh serikat buruh dan konggresnya.
-
Di
semua badan usaha milik negara, semua
pemilik dan seluruh wakil-wakil kaum buruh dan karyawan yang
terpilih untuk menjalankan kontrol buruh harus menjawab kepada
negara untuk menjaga disiplin dan aturan yang ketat dan melindungi
properti badan usaha tersebut. Kesalahan dalam menjalankan tugas,
penggelapan barang-barang, penggelapan pembukuan, dll., akan
dikenakan sangsi dengan menyita seluruh kekayaannya dan dengan
hukuman penjara maksimal lima tahun.
-
Yang
dimaksud dengan badan usaha yang
berkepentingan bagi negara adalah seluruh perusahaan-perusahaan yang
bekerja untuk pertahanan, atau benar-benar terkait dengan
industri-industri kebutuhan pokok untuk kelangsungan hidup bagi
sebagian besar populasi
-
Aturan-aturan
yang lebih detil mengenai kontrol buruh
akan dibuat oleh Deputi Soviet-Soviet Buruh lokal dan melalui
konferensi dari komite-komite pabrik, dan juga dari komite-komite
staf kantor dalam rapat umum wakil-wakilnya.
*Diterjemahkan
oleh Shane dan diedit oleh Ted Sprague.
|