Tendensi kita sebelumnya tidak percaya kalau euro dapat terbentuk, karena kemustahilan menyatukan ekonomi-ekonomi yang bergerak ke arah yang berbeda-beda. Tetapi untuk sementara mereka mampu melakukan ini, karena boom kapitalis yang berkepanjangan. Pada dokumen tahun 1997, “A Socialist Alternative to European Union”, kami mengatakan bahwa euro akan runtuh karena “mereka akan saling menyerang”. Skenario ini sekarang mulai terjadi di depan mata kita.

Situasi dunia sedang berubah dengan kecepatan kilat. Setelah Revolusi Arab, peristiwa-peristiwa sapng susul menyusul dengan cepat: gerakan indignados di Spanyol; gelombang pemogokan dan demonstrasi di Yunani; kerusuhan-kerusuhan di Inggris; gerakan di Wisconsin dan gerakan Okupasi di AS; tumbangnya Gaddafi; jatuhnya Papandreou dan Berlusconi; semua ini adalah gejala-gejala dari epos sekarang ini.

Rakyat Yunani yang menolak program penghematan kapitalis menemukan ekspresi politik mereka di dalam Partai SYRIZA. Kaum Marxis Yunani di dalam SYRIZA - - yang tergabung dalam Marxistiki Foni, Seksi IMT di Yunani - mengajukan proposal 10 Poin Programatik untuk mempersenjatai SYRIZA sebagai wadah perjuangan melawan krisis kapitalisme.

Berikut ini adalah surat terbuka dari dewan editorial majalah Marxis bahasa Arab, Freedom and Communism, untuk kelompok Revolutionary Socialists di Mesir, mengenai posisi mereka dalam pemilu presiden mendatang. Surat ini meminta kawan-kawan Revolutionary Socialists untuk meninggalkan posisi keliru mereka (mendukung Ikhwanul Muslimin) dan menyerukan boikot pemilu presidensial mendatang.

Pada Senin, 21 Mei, terjadi upaya pembunuhan terhadap Kamerad Abraham Rivas, yang berhasil digagalkan. Rivas adalah Sekretaris Jenderal Nasional Serikat Buruh Helados EFE (SINATRASOHE) dan Sekretaris Jenderal Federasi Nasional Kaum Buruh Perusahaan-perusahaan Makanan, Minuman, dan yang Lain-lainnya (FENACTRALBECA) yang baru terbentuk, yang mengorganisir kaum buruh di 21 perusahaan miliki Grup POLAR. Ia juga seorang aktivis Bolivarian revolusioner dan anggota IMT (Tendensi Marxis Internasional) seksi Venezuela, Lucha de Clases.

Empat tahun telah berlalu sejak pemilu presidensial yang terakhir, dan sekali lagi, buruh Amerika mendapati dirinya tanpa pilihan-pilihan yang nyata. Jelas bila ia terpilih menjadi presiden, Mitt Romney akan melepaskan serangan “Scott Walker on steroids” habis-habisan terhadap klas buruh. Tapi apakah itu berarti bahwa kaum buruh tidak mempunyai pilihan kecuali memberikan suara mereka kepada Partai Demokrat? Apakah “kematian politik dan ekonomi di tiang gantungan” atau “kematian politik dan ekonomi karena tenggelam” benar-benar merupakan satu-satunya pilihan yang tersedia?

Francois Hollande baru saja disumpah menjadi Presiden Prancis, di era dimana Eropa sedang mengalami gejolak besar. Segera setelah menang, bursa saham dunia anjlok karena ia merefleksikan penolakan rakyat terhadap program penghematan kapitalis yang ingin dipaksakan kepada rakyat pekerja Prancis. Namun, apa Hollande dan reformismenya mampu menyelamatkan rakyat pekerja Prancis dari kebuasan kapitalisme? Berikut artikel dari seorang anggota Partai Komunis Prancis dan editor majalah La Riposte, seksi IMT di Prancis. (Redaksi Militan)

Dalam analisa terakhir, terorisme menjadi sebuah instrumen di tangan kaum penindas untuk melawan mayoritas yang tertindas. Selama bertahun-tahun elit penguasa Nigeria telah mempertahankan cengkeramannya atas negeri itu berdasarkan metode devide et impera, pecah-belah dan kuasai, suatu metode yang diwarisi dari masa lalu, dari tuan-tuan majikan penjajah mereka dan disempurnakan oleh elit penguasa Nigeria.

Sejarah terjadi hari ini, 9 Januari 2012, ketika orang-orang Lagos dalam jumlah ribuan mendengarkan panggilan Organisasi Buruh dan Masyarakat Sipil (Labour and Civil Society Organisation, LASCO) untuk memulai suatu pemogokan/protes massa di seluruh negeri untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap kenaikan harga minyak yang diumumkan oleh pemerintah pimpinan Goodluck Jonathan pada tanggal 1 Januari. LASCO meliputi dua sentra buruh di Nigeria, yakni Kongres Buruh Nigeria (Nigeria Labour Congress, NLC) dan Kongres Serikat Buruh (Trade Union Congress, TUC) serta Front Aksi Bersama (Joint Action Front, JAF) yang merupakan organisasi payung dari organisasi-organisasi masyarakat sipil pro-buruh.

Setelah menyusul Jepang, tahun ini Tiongkok menjadi perekonomian terbesar kedua di dunia. Sejumlah ahli bahkan telah memprediksikan bahwa pada akhir dekade ini Tiongkok mungkin akan menjadi perekonomian terbesar yang melampaui Amerika Serikat. Namun, ini didasarkan pada pendekatan yang mekanis, empiris, dimana Tiongkok akan mempertahankan laju pertumbuhan ekonominya. Di masa lalu, Jepang juga diperkirakan akan terus tumbuh, tapi kemudian kemunculannya yang secepat meteor terhadang oleh suatu periode stagnasi yang panjang.