Hubungan disfungsional antara rakyat Amerika dengan pangan secara rutin diratapi dan dicemoohi dalam media massa serta dunia akademia. Sayangnya tidak pernah dijelaskan sama sekali apa sebenarnya akar dari disfungsi ini. Marxisme menjelaskan bahwa keadaan menentukan kesadaran. Lingkungan fisik dan sosial kita sangat mempengaruhi pilihan-pilihan yang kita ambil dengan sangat membatasi pilihan-pilihan yang disediakan pada kita.

Internasionalisme Lenin tidak memerlukan rekomendasi. Ciri khusus internasionalisme Lenin adalah pemutusan hubungan sepenuhnya dengan pemalsuan internasionalisme yang menjangkiti Internasional Kedua pada hari-hari awal pecahnya perang dunia [Pertama]. Para pimpinan resmi “Sosialisme”, dari atas kursi-kursi parlementernya, dengan argumen-argumen abstrak dalam semangat Kosmopolit yang tua, menyelaraskan kepentingan-kepentingan tanah air dengan kepentingan-kepentingan umat manusia. Dalam prakteknya, seperti yang kita ketahui, ini mengarah pada dukungan terhadap tanah air yang serakah melalui kelas proletar.

Sebuah upaya telah dilancarkan untuk mengkriminalisasi aktivis buruh. Pengadilan borjuis yang berlangsung di pengadilan negeri Gresik dalam 4 bulan terakhir menyeret dua nama pengurus Federasi Serikat Perjuangan Buruh Independen-KASBI, Abdul Hakam dan Agus Budiono. Kedua kawan kita ini, didakwa dengan pasal 335 ayat 1 KUHPidana tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pasal 55 ayat 1 KUHP.

Apa pelajaran yang bisa didapati oleh kaum revolusioner dari krisis penutupan pemerintahan AS belum lama ini dan krisis kapitalisme yang mendalam di sana? John Peterson, seorang organisator Marxis di Amerika menulis dua artikel berikut ini, sebelum dan sesudah krisis penutupan pemerintahan AS berakhir dan memberikan analisa dan penjelasan yang mendalam mengenai proses politik busuk di AS dan perspektif ke depan untuk perjuangan buruh.

Dua puluh tahun lalu bulan ini di Moskow (pada 3 dan 4 Oktober), "Gedung Putih" (panggilan terhadap gedung Parlemen Rusia) dibombardir dan ratusan orang terbunuh. Ini merupakan perang saudara antara Presiden Yeltsin dan Parlemen (Dewan Pekerja (Soviet) Tertinggi Federasi Rusia). Hari ini para pejabat Rusia lebih memilih untuk melupakan peristiwa-peristiwa itu, bukan hanya karena betapa berdarah-darahnya peristiwa itu namun juga karena apa yang terjadi di tahun 1993 silam mempertanyakan legitimasi sistem Rusia saat ini.

Dua puluh tahun lalu bulan ini di Moskow (pada 3 dan 4 Oktober), "Gedung Putih" (panggilan terhadap gedung Parlemen Rusia) dibombardir dan ratusan orang terbunuh. Ini merupakan perang saudara antara Presiden Yeltsin dan Parlemen (Dewan Pekerja (Soviet) Tertinggi Federasi Rusia). Hari ini para pejabat Rusia lebih memilih untuk melupakan peristiwa-peristiwa itu, bukan hanya karena betapa berdarah-darahnya peristiwa itu namun juga karena apa yang terjadi di tahun 1993 silam mempertanyakan legitimasi sistem Rusia saat ini.

Pada tahun 1931, rakyat pekerja Spanyol mencetuskan terbentuknya Republik Spanyol, yang merupakan gentang lonceng pertama dari Revolusi Spanyol yang berlangsung sampai pada 1937. Karena pengkhianatan dari kaum Stalinis – dan juga peran menyedihkan dari kaum Anarkis – Revolusi ini dikalahkan. Berikut merupakan salah satu tulisan Alan Wood mengenai Revolusi Spanyol. Tulisan yang dibuat pada tahun 1986 ini merupakan bagian kesimpulan dari rangkaian tulisan mengenai Revolusi Spanyol 1931-1937.

Penahanan para pimpinan Golden Dawn (GD) beserta para Anggota Parlemennya secara wajar telah menimbulkan kepuasan besar di antara gerakan buruh dan kaum aktivis Kiri. Namun kita harus bersikap hati-hati dan tidak membiarkan hal ini mengembangkan ilusi dalam watak demokratis negara borjuis.

16 Agustus:Angkatan bersenjata Mesir telah menghantam dan membubarkan kamp-kamp protes para pendukung Ikhwanul Muslimin (IM) di alun-alun Al-Nahda dan Raba’a Al-Adawiyya di Kairo yang digunakan sebagai titik-titik pusat pengumpulan dan pengerahan massa mereka setelah tergulingnya Morsi. Hal ini menandai perubahan dramatis lainnya dalam situasi yang dihadapi oleh revolusi Mesir.

Kamis Pagi, 25 Juli 2013, Muhammad Brahmi, anggota Majelis Konstituen Tunisia dari sayap kiri Nasserite, mati dibunuh di luar rumahnya di Tunis. Suatu demonstrasi pemogokan massa diserukan oleh serikat UGTT, sementara Front Rakyat (Popular Front) menyerukan pembangkangan sipil massa untuk menggulingkan pemerintahan dan membubarkan Majelis Konstituen.