Selama lebih dari dua tahun terakhir, kaum muda (buruh, mahasiswa, dan kaum miskin kota) di Indonesia telah berjuang keras melawan kediktatoran Suharto dan penerusnya yaitu Jusuf Habibie. Mereka telah berkali-kali menunjukkan keinginan mereka untuk membebaskan diri dari penindasan dan eksploitasi kaum kapitalis.

"Pulihnya Asia secara mencengangkan" --kepala berita semacam ini mulai bermunculan di koran dalam beberapa bulan terakhir. Rupanya, setelah diguncang dampak crash pasar modal di tahun 1997, kini mereka dengan penuh cemas mencari tanda-tanda kebangkitan kembali di Asia dan Eropa sebagai bukti bahwa dunia telah terhindar dari resesi. Sekali lagi para pendukung apa yang disebut Paradigma Ekonomi Baru memproklamirkan kejayaan pasar bebas.